Dosen Unisnu Bekali Kecakapan Bahasa Inggris Bagi Pengelola Wisata

Dosen Unisnu Bekali Kecakapan Bahasa Inggris Bagi Pengelola Wisata

Jepara – Sebagai upaya peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang kepariwisataan, Tim Dosen Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara bermitra dengan Pemerintah Desa Tanjung menggelar acara Program Pengabdian kepada Masyarakat dengan tema “Pembekalan Kemampuan Dasar Bahasa Inggris Bagi Pengelola Wisata Alam” di Balai Desa Tanjung Kecamatan Pakis Aji Jepara (Minggu, 7/7).

 

Dengan menghadirkan Aprilia Riyana Putri, M.Pd., Dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Unisnu Jepara, sebagai narasumber, 20 peserta yang terdiri dari pengelola destinasi wisata Kali Bening, Bukit Tanjung, Jurang Nganten, Watu Lawang, dan Belik Wungu antusias mengikuti kegiatan ini hingga usia. Diawali dengan pemberian materi tentang vocabulary atau kumpulan kosakata Bahasa Inggris di bidang pariwisata, peserta kemudian diajak memeragakan cara memandu wisatawan asing melalui metode simulasi.

 

Petinggi Desa Tanjung, Dwi Ganoto, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada dosen Unisnu Jepara yang telah memilih Desa Tanjung sebagai mitra program pengabdian. Apalagi, di bawah kepemimpinannya, Desa Tanjung sukses memopulerkan lima area destinasi wisata yang diminati pengunjung. “Dari 185 Desa di Jepara, Tanjung jadi desa percontohan. Orang yang dulunya tidak kenal Tanjung, sekarang berbondong-bondong datang untuk rekreasi ke tempat-tempat wisata seperti Kali Bening, Bukit Tanjung, dan Jurang Nganten. Kita harus mengimbangi antusiasme pengunjung dengan kesiapan SDM pengelola yang mumpuni,” serunya di hadapan peserta pelatihan.

 

Ahmad Saefudin, M.Pd.I, selaku Ketua Tim Pengabdian berharap ada kerja sama yang berkelanjutan antara kampus Unisnu dengan Desa Tanjung. “ke depan, kami usahakan untuk menyusun kamus kecil Bahasa Inggris yang khusus memuat materi tentang kepariwisataan. Nanti akan kami bagikan ke seluruh pengelola destinasi wisata yang ada di Desa Tanjung. Semoga kemitraan ini tidak berhenti sampai sini,” ungkapnya.  


Admin LPPM

Komentar