Coaching klinik proposal penelitian dan pengabdian hibah kemendikbudristek Tahun 2022

Coaching klinik proposal penelitian dan pengabdian hibah kemendikbudristek Tahun 2022

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) UNISNU Jepara mengadakan “Coaching Klinik Proposal Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Hibah Kemendikbudristek Tahun 2022” pada hari Kamis, 13 Januari 2022 di Ruang Seminar Gedung Pascasarjana. Acara ini bertujuan untuk merefleksi eligibilitas dan kualitas proposal Dosen UNISNU Jepara yang akan mengajukan pada Hibah Kemendikbudristek Tahun 2022.

Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan yang sudah terlaksana sebelumnya melalui via zoom meeting. Pada kegiatan Coaching Klinik Proposal Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Hibah Kemendikbudristek Tahun 2022 ini diselenggarakan secara luring dan daring via zoom (Hybrid) yang dikuti oleh Dosen UNISNU Jepara.

Prof. Dr. Muji Setiyo, MT selaku Kepala LPPM UNIMMA Magelang hadir sebagai Narasumber pada kegiatan ini memberikan pemaparan mulai dari gambaran penilaian proposal, review proposal yang belum lolos tahun sebelumnya, arahan poin kunci yang perlu ada pada proposal, subtansi materi, sampai evaluasi diri di akun Simlitabmas.

Kegiatan ini dibuka oleh Dr. H. Sadullah Assa’idi, M.Ag selaku Rektor UNISNU Jepara yang dalam sambutannya menyampaikan “harapannya kegiatan ini bisa menjadi penunjang untuk meningkatkan target kinerja yang ditetapkan dengan baik dan mampu mendukung capaian universitas secara umum”. Selain itu, disampaikan juga tentang pentingnya ikhlas dalam bekerja yang didasarkan sebagai bentuk ibadah.

Prof. Dr. Muji Setiyo, MT dalam pemaparannya menyampaikan bahwa, “Dalam penulisan proposal perlu diperhatikan sistematika sesuai dengan buku panduan yang ada, selain itu tema yang diambil perlu disesuaikan dengan Rencana Induk Riset Nasional (RIRN) dan Renstra Universitas”, Ujarnya.

Acara Coaching Klinik Proposal Hibah Kemendikbudristek 2022 ini berjalan dengan lancar. Nampak peserta yang hadir antusias dan komunikatif dengan narasumber. Diharapkan kegiatan ini bisa memberikan peningkatan jumlah penerima hibah Kemendikbudristek tahun 2022. Selain kuantitas, dari sisi kualitas penulisan proposal bisa meningkat sehingga diharapkan luaran publikasi yang dihasilkan di tingkat nasional dan internasional meningkat.

.

.

.

.

.

.

.









Admin LPPM

Komentar